Our Gallery

Contact Info

Geomembrane untuk Landfill: Sistem Liner Kedap yang Jadi Tulang Punggung TPA Modern

Landfill tanpa liner kedap = bom waktu lingkungan. Air lindi bisa merembes, mencemari air tanah, dan bikin biaya remediasi meledak. Karena itu, standar TPA modern menjadikan geomembrane sebagai liner utama. Geomembrane HDPE dengan ketebalan tertentu dipasang di dasar dan dinding landfill untuk membentuk barrier hidrolik total. Fungsi Teknis Utama Biasanya dikombinasikan dengan: Value Strategis Ini bukan sekadar material — ini compliance layer. Tanpa liner yang benar, risiko hukum dan lingkungan naik drastis. 📞 Hubungi Kami Butuh solusi pelapisan kanal, sistem TPA, atau instalasi geomembrane & geotextile yang tepat spesifikasi dan tahan jangka panjang? Tim teknis dari PT. Rajawali Sarana Nusantara siap bantu mulai dari konsultasi material, perhitungan kebutuhan, sampai rekomendasi metode pemasangan di lapangan. Langsung hubungi: 📞 Agung Hartono — Sr. Advisor+62 823-3579-5848 📞 Marco — Owner+62 899-0100-029 Konsultasi teknis gratis. Diskusi dulu aja — biar desainnya tepat, budgetnya aman, eksekusinya lancar.

Pentingnya Cover TPA dengan Geomembrane: Mengendalikan Dampak Lingkungan dan Emisi

Sampah tidak berhenti bermasalah setelah ditimbun. Tanpa sistem penutup yang baik, TPA dapat menjadi sumber: Solusinya? Cover TPA menggunakan geomembrane. Apa Itu Cover TPA Geomembrane? Cover TPA adalah sistem penutup lapisan akhir timbunan sampah yang menggunakan geomembrane sebagai barrier utama terhadap air hujan dan gas. Biasanya dikombinasikan dengan: Fungsi Utama Cover TPA 1. Mengendalikan Air HujanMencegah air masuk ke timbunan sampah → produksi lindi turun drastis. 2. Mengurangi Emisi GasGeomembrane membatasi keluarnya gas metana dan CO₂ secara liar. 3. Mengurangi Bau dan Vektor PenyakitLingkungan sekitar TPA jadi lebih aman dan layak. 4. Meningkatkan Estetika & ReklamasiTPA bisa direklamasi menjadi ruang hijau atau fasilitas publik. Risiko TPA Tanpa Cover Geomembrane Ini bukan cuma isu teknis—ini isu reputasi dan kepatuhan hukum. Cover Geomembrane = Compliance + Sustainability Penggunaan geomembrane pada cover TPA membantu: Cover TPA dengan geomembrane adalah langkah strategis menuju pengelolaan sampah yang bertanggung jawab. Ini bukan cost center—ini risk management dan future-proofing. Butuh solusi pelapisan kanal, sistem TPA, atau instalasi geomembrane & geotextile yang tepat spesifikasi dan tahan jangka panjang? Tim teknis dari PT. Rajawali Sarana Nusantara siap bantu mulai dari konsultasi material, perhitungan kebutuhan, sampai rekomendasi metode pemasangan di lapangan. Langsung hubungi: 📞 Agung Hartono — Sr. Advisor+62 823-3579-5848 📞 Marco — Owner+62 899-0100-029 Konsultasi teknis gratis. Diskusi dulu aja — biar desainnya tepat, budgetnya aman, eksekusinya lancar.

Peran Geotextile pada TPA: Fondasi Penting Sistem Pengelolaan Sampah yang Aman

Tempat Pembuangan Akhir (TPA) bukan sekadar lokasi buang sampah. Ia adalah sistem rekayasa lingkungan yang kompleks. Salah satu komponen krusial namun sering underrated adalah geotextile. Tanpa geotextile, sistem TPA ibarat bangunan tanpa fondasi—rapuh dan berisiko tinggi. Apa Itu Geotextile? Geotextile adalah material tekstil sintetis (woven atau non-woven) yang digunakan dalam pekerjaan teknik sipil dan lingkungan. Fungsi utama di TPA: Fungsi Geotextile dalam Sistem TPA 1. Separasi Lapisan TanahMencegah tercampurnya material tanah dasar dengan lapisan agregat atau pasir. 2. Filtrasi Lindi (Leachate)Memungkinkan air lindi mengalir tanpa membawa partikel tanah. 3. Proteksi GeomembraneIni poin krusial. Geotextile melindungi geomembrane dari tusukan batu, akar, atau tekanan mekanis. 4. Stabilitas StrukturMengurangi risiko penurunan tanah dan deformasi lapisan. Risiko TPA Tanpa Geotextile Singkatnya: hemat di awal, mahal di akhir. Kombinasi Ideal: Geotextile + Geomembrane Dalam praktik terbaik, geotextile dipasang: Ini adalah gold standard dalam desain TPA modern. Geotextile bukan aksesoris. Ia adalah komponen struktural yang menentukan umur dan keamanan TPA. Investasi di geotextile berarti investasi pada keselamatan lingkungan dan kepatuhan regulasi jangka panjang. Butuh solusi pelapisan kanal, sistem TPA, atau instalasi geomembrane & geotextile yang tepat spesifikasi dan tahan jangka panjang? Tim teknis dari PT. Rajawali Sarana Nusantara siap bantu mulai dari konsultasi material, perhitungan kebutuhan, sampai rekomendasi metode pemasangan di lapangan. Langsung hubungi: 📞 Agung Hartono — Sr. Advisor+62 823-3579-5848 📞 Marco — Owner+62 899-0100-029 Konsultasi teknis gratis. Diskusi dulu aja — biar desainnya tepat, budgetnya aman, eksekusinya lancar.

Kanal Irigasi Menggunakan Geomembrane: Solusi Efisiensi Air dan Minim Kebocoran

Di sektor pertanian modern, efisiensi distribusi air sudah bukan lagi opsi — tapi kebutuhan operasional. Salah satu upgrade paling signifikan dalam sistem irigasi adalah penggunaan geomembrane sebagai pelapis kanal. Teknologi ini mengubah kanal tanah konvensional menjadi jalur aliran air yang lebih stabil, kedap, dan minim kehilangan debit. Kenapa Kanal Irigasi Perlu Dilapisi Geomembrane? Kanal tanah tanpa pelapis sangat rentan terhadap: Geomembrane bekerja sebagai barrier kedap air yang menghentikan infiltrasi. Hasilnya: air sampai ke titik tujuan dengan volume lebih optimal. Keunggulan Kanal Irigasi dengan Geomembrane 1️⃣ Efisiensi Air TinggiKehilangan air karena rembesan bisa ditekan drastis. Cocok untuk daerah dengan ketersediaan air terbatas. 2️⃣ Struktur Kanal Lebih StabilDinding dan dasar kanal tidak mudah longsor atau tergerus aliran. 3️⃣ Perawatan Lebih MudahPermukaan lebih bersih, lumpur dan tanaman liar tidak mudah menempel. 4️⃣ Umur Pakai PanjangGeomembrane HDPE tahan UV, bahan kimia, dan cuaca ekstrem. Aplikasi Lapangan Geomembrane sudah banyak dipakai untuk: Kalau targetnya adalah air sampai tujuan tanpa bocor di tengah jalan, kanal irigasi berlapis geomembrane adalah investasi teknis yang paling masuk akal. Lebih hemat air, lebih stabil, dan lebih minim biaya perawatan jangka panjang. Butuh solusi pelapisan kanal, sistem TPA, atau instalasi geomembrane & geotextile yang tepat spesifikasi dan tahan jangka panjang? Tim teknis dari PT. Rajawali Sarana Nusantara siap bantu mulai dari konsultasi material, perhitungan kebutuhan, sampai rekomendasi metode pemasangan di lapangan. Langsung hubungi: 📞 Agung Hartono — Sr. Advisor+62 823-3579-5848 📞 Marco — Owner+62 899-0100-029 Konsultasi teknis gratis. Diskusi dulu aja — biar desainnya tepat, budgetnya aman, eksekusinya lancar.

Mewujudkan Ketahanan Pangan dengan Kolam Bulat Tjap Iwak Jumbo Berbahan Geomembrane

Mengapa Budidaya Ikan Nila Penting untuk Ketahanan Pangan Budidaya ikan nila (Oreochromis niloticus) memainkan peran krusial dalam meningkatkan ketahanan pangan di Indonesia, terutama di wilayah Papua. Seiring dengan pertumbuhan populasi yang terus meningkat, kebutuhan akan sumber protein hewani juga mengalami lonjakan. Ikan nila merupakan solusi yang tepat, mengingat ikan ini memiliki pertumbuhan yang cepat, makanan yang efisien, dan daging yang kaya nutrisi. Dengan memanfaatkan budidaya ikan nila, diharapkan dapat memenuhi permintaan pangan yang semakin tinggi dan mendukung keberlanjutan hak gizi masyarakat. Di Papua, tantangan dalam pemenuhan kebutuhan pangan sering kali dihadapi dengan kondisi geografis yang sulit dan terbatasnya akses ke sumber daya makanan alternatif. Oleh karena itu, budidaya ikan nila dianggap sebagai salah satu langkah strategis. Selain dapat diadaptasi di berbagai jenis kolam, ikan nila juga dapat ditekan biayanya oleh peternak lokal, menjadikannya sebagai pilihan yang layak dan terjangkau untuk meningkatkan ketersediaan pangan. Pentingnya budidaya ikan nila tidak hanya terletak pada aspek nutrisi, tetapi juga pada peningkatan ekonomi lokal. Dengan mengembangkan usaha budidaya ikan, masyarakat setempat dapat menciptakan lapangan kerja baru, meningkatkan pendapatan, dan mengurangi ketergantungan pada pasokan pangan dari luar daerah. Hal ini berkontribusi pada kesejahteraan masyarakat sekaligus mengurangi kemiskinan. Di tengah tantangan global terkait ketahanan pangan, budidaya ikan nila bisa menjadi salah satu solusi inovatif bagi Papua dan Indonesia secara keseluruhan. Oleh karena itu, perhatian perlu diberikan pada pengembangan teknik budidaya yang ramah lingkungan, serta investasi dalam penyuluhan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pemeliharaan ikan. Dengan mengintegrasikan praktik budidaya yang baik, keberlanjutan ketahanan pangan di Papua dapat terwujud, menjadikan ikan nila sebagai salah satu pilar penting dalam mencapai tujuan tersebut. Keunggulan Kolam Bulat Tjap Iwak Jumbo Kolam bulat Tjap Iwak Jumbo merupakan salah satu inovasi terkini yang efektif dalam budidaya ikan nila, yang semakin populer di Papua. Desain kolam ini dirancang secara ergonomis dan fungsional, yang mendukung pertumbuhan optimal ikan nila dengan menyediakan ruang yang cukup untuk berenang dan beraktivitas. Keunggulan utama dari kolam ini terletak pada bentuk bulat yang memfasilitasi sirkulasi air yang lebih baik, sehingga kualitas air di dalam kolam dapat terjaga dengan lebih efisien. Dengan kapasitas penampungan yang bervariasi, kolam bulat ini dapat menampung jumlah ikan nila yang signifikan, memungkinkan para petani untuk meningkatkan produksi ikan dalam skala besar. Penggunaan geomembrane sebagai bahan dasar kolam juga memberikan keuntungan tersendiri; bahan ini tahan lama dan mampu menahan berbagai kondisi cuaca ekstrem yang dapat mempengaruhi budidaya ikan. Disamping itu, struktur kolam yang tahan bocor memungkinkan kontrol lebih baik terhadap kualitas air, mengurangi kemungkinan terjadinya pencemaran dan meningkatkan ketahanan ikan terhadap penyakit. Selain efisiensi dari aspek desain dan kapasitas, kolam bulat Tjap Iwak Jumbo juga memberikan keuntungan dalam hal efisiensi ruang. Karena bentuk yang kompak, kolam ini dapat dipasang di area terbatas tanpa mengorbankan jumlah ikan yang dibudidayakan. Dengan meminimalkan risiko kerugian akibat penyakit, petani dapat lebih fokus pada pengelolaan ikan nila dengan langkah-langkah pencegahan yang tepat. Ketahanan kolam ini terhadap perubahan cuaca ekstrem juga berkontribusi pada keberlanjutan budidaya, menjadikannya solusi yang ideal untuk meningkatkan ketahanan pangan di daerah Papua. Pemanfaatan Geomembrane dalam Budidaya Ikan Nila Dalam konteks budidaya ikan nila, penggunaan geomembrane memiliki peran yang sangat penting dan strategis. Geomembrane adalah material sintetis yang dapat digunakan sebagai lapisan penghalang untuk mencegah kebocoran air, sehingga dapat membantu menjaga kualitas air dalam kolam budidaya. Dengan properties impermeable yang dimilikinya, geomembrane dapat mencegah hilangnya air akibat infiltrasi tanah, yang sering menjadi isu utama dalam budidaya ikan. Oleh karena itu, kolam yang dilapisi geomembrane tidak hanya mempertahankan volume air yang diperlukan, tetapi juga meningkatkan konsentrasi nutrisi di dalamnya. Selain mencegah kebocoran, geomembrane juga memainkan peran penting dalam menjaga kestabilan suhu air. Suhu air yang konsisten sangat vital bagi pertumbuhan ikan nila, karena fluktuasi suhu dapat menyebabkan stres pada ikan, yang berpotensi menghambat pertumbuhannya. Dengan adanya geomembrane, kolam dapat mempertahankan suhu yang lebih stabil dibandingkan kolam yang tidak menggunakan lapisan ini, sehingga menciptakan lingkungan yang lebih optimal untuk pertumbuhan ikan. Implementasi geomembrane tidak hanya berdampak pada kualitas dan stabilitas kolam, tetapi juga berpengaruh positif terhadap hasil budidaya ikan nila itu sendiri. Dengan meminimalkan penguapan dan efisiensi penggunaan air bersih, para petani bisa mengurangi biaya yang berkaitan dengan pengelolaan air. Ini memungkinkan para petani untuk fokus pada teknik pemeliharaan yang lebih baik, meningkatkan efisiensi operasional, serta pada akhirnya, memaksimalkan hasil panen dari kolam budidaya ikan nila. Dengan penerapan geomembrane dalam sistem budidaya, tidak hanya produktivitas dapat meningkat, tetapi juga kontribusi terhadap ketahanan pangan dapat terwujud secara lebih signifikan. Langkah-langkah Budidaya Ikan Nila yang Efektif di Kolam Bulat Budidaya ikan nila di kolam bulat Tjap Iwak Jumbo yang berbahan geomembrane dapat dilakukan melalui serangkaian langkah yang terencana dan sistematis. Langkah pertama adalah pemilihan bibit ikan yang berkualitas. Pastikan untuk memilih bibit ikan nila yang sehat, aktif, dan berasal dari sumber yang terpercaya. Bibit yang berkualitas tinggi sangat penting untuk mencapai hasil panen yang optimal. Setelah pemilihan bibit, tahap berikutnya adalah persiapan kolam. Kolam bulat dengan bahan geomembrane harus dibersihkan dan dipastikan bebas dari kontaminan yang dapat membahayakan kesehatan ikan. Ikan nila membutuhkan kondisi lingkungan yang baik; oleh karena itu, penting untuk memeriksa kualitas air, termasuk suhu, pH, dan kadar oksigen. Pastikan semua parameter berada dalam rentang ideal sebelum memasukkan bibit ke dalam kolam. Selanjutnya, lakukan teknik pemberian pakan yang efisien. Ikan nila terbilang mudah untuk dikembangbiakkan, namun pemberian pakan yang tidak tepat dapat berakibat pada pertumbuhan yang terhambat. Sebaiknya, gunakan pakan berkualitas yang kaya protein dengan jumlah yang cukup, tetapi tidak berlebihan untuk menghindari pencemaran air. Pakan harus diberikan dengan frekuensi yang tepat, umumnya tiga kali sehari. Penting juga untuk memantau kesehatan ikan secara rutin. Periksalah jika terdapat tanda-tanda penyakit atau stres pada ikan, seperti perilaku aneh atau penurunan nafsu makan. Segera lakukan tindakan pengobatan jika ditemukan indikasi penyakit. Dengan pemantauan yang cermat, potensi kerugian akibat kehilangan ikan dapat diminimalisir. Waktu panen merupakan langkah terakhir dalam proses budidaya ini. Ikan nila dapat dipanen ketika mencapai ukuran yang diinginkan, biasanya antara 4 hingga 6 bulan setelah penebaran bibit. Pastikan melakukan panen dengan cara yang baik agar tidak merusak kolam dan menjaga kualitas ikan yang dihasilkan. Langkah-langkah tersebut, jika diikuti dengan baik, akan memastikan kesuksesan

Kolam Bulat Tjap Iwak Jumbo Dukung Ketahanan Pangan Papua dengan Budidaya Red Tilapia Timika

Ketahanan pangan menjadi salah satu fokus utama di Papua, khususnya di wilayah Timika. Salah satu upaya nyata yang dilakukan adalah menghadirkan budidaya red tilapia (nila merah) dengan menggunakan kolam bulat geomembrane Tjap Iwak Jumbo. Kolam ini dirancang tahan lama, higienis, dan praktis, sehingga mampu mendukung ketersediaan pangan sehat dan berkualitas bagi masyarakat Papua. Keunggulan Kolam Bulat Tjap Iwak Jumbo untuk Budidaya Red Tilapia 1. Anti Bocor dan Tahan Lama Kolam bulat berbahan geomembrane premium ini memastikan air tidak merembes, sekaligus memperpanjang umur kolam agar bisa digunakan dalam jangka panjang. 2. Higienis dan Cegah Bakteri Lapisan geomembrane biru cerah membuat kolam lebih mudah dibersihkan serta menghambat pertumbuhan bakteri yang bisa mengganggu kesehatan ikan. 3. Cocok untuk Red Tilapia Red tilapia membutuhkan kondisi air stabil. Kolam bulat Tjap Iwak Jumbo mendukung sirkulasi air lebih optimal, sehingga ikan tumbuh lebih cepat dan sehat. 4. Mendukung Sistem Bioflok dan RAS Teknologi bioflok maupun sistem RAS (Recirculating Aquaculture System) dapat diterapkan dengan mudah di kolam ini, meningkatkan efisiensi pakan dan menjaga kualitas air. 5. Solusi untuk Ketahanan Pangan Papua Dengan hasil panen yang stabil dan berlimpah, budidaya red tilapia di Timika dapat menjadi sumber protein berkualitas, sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat lokal. “Kolam bulat Tjap Iwak Jumbo membuat budidaya nila merah di Timika lebih mudah dan aman. Air tetap bersih, ikan cepat besar, dan panen lebih banyak.” – Red Tilapia Papua Kolam bulat Tjap Iwak Jumbo bukan hanya sekadar wadah budidaya, tetapi juga solusi nyata dalam mendukung ketahanan pangan di Papua. Dengan menghadirkan budidaya red tilapia Timika, masyarakat mendapat akses protein sehat sekaligus peluang usaha yang menjanjikan. 👉 Ingin mulai budidaya red tilapia atau ikan lain dengan kolam bulat Tjap Iwak Jumbo? Hubungi kami sekarang untuk konsultasi dan penawaran terbaik!

Kolam Budidaya Warna Baru tetap Tangguh dan Kuat

Kolam bulat geomembrane Tjap Iwak Jumbo kini menjadi pilihan utama para pembudidaya ikan lele dan nila. Dengan desain yang praktis, material berkualitas, dan warna lebih cerah, kolam ini bukan hanya mempercantik area budidaya, tetapi juga memberikan perlindungan ekstra terhadap serangan bakteri penyebab penyakit ikan. Keunggulan Kolam Bulat Geomembrane Tjap Iwak Jumbo 1. Warna Lebih Cerah dan Menarik Kolam ini hadir dengan lapisan geomembrane berwarna biru cerah yang membuat ikan lebih mudah dipantau. Warna ini juga memudahkan dalam mendeteksi kotoran dan menjaga kebersihan kolam. 2. Ampuh Cegah Bakteri Material geomembrane berkualitas tinggi mampu menahan pertumbuhan lumut berlebih dan bakteri berbahaya, sehingga kesehatan ikan lebih terjaga. 3. Anti Bocor dan Tahan Lama Dilengkapi dengan rangka galvanis yang kokoh, kolam bulat Tjap Iwak Jumbo mampu bertahan dalam jangka panjang dan tetap kuat meski digunakan dengan sistem budidaya padat tebar. 4. Cocok untuk Sistem Bioflok dan RAS Kolam ini sangat fleksibel digunakan baik untuk sistem bioflok maupun RAS (Recirculating Aquaculture System), membuat sirkulasi air lebih optimal dan hasil panen lebih maksimal. 5. Praktis Dipasang dan Dipindahkan Desain modular membuat kolam ini mudah dipasang di berbagai lokasi, baik halaman rumah, kebun, maupun lahan budidaya komersial. “Sejak menggunakan kolam bulat geomembrane Tjap Iwak Jumbo, pertumbuhan lele jauh lebih sehat. Kolamnya bersih, tahan lama, dan tidak ada masalah bocor.” – Hartono Kolam bulat geomembrane Tjap Iwak Jumbo adalah solusi cerdas untuk budidaya ikan lele maupun nila. Dengan warna cerah, tahan lama, dan ampuh mencegah bakteri, kolam ini memastikan hasil panen lebih sehat, melimpah, dan menguntungkan. 👉 Ingin mulai budidaya lele atau nila dengan kolam bulat geomembrane Tjap Iwak Jumbo? Hubungi tim kami sekarang juga untuk mendapatkan penawaran terbaik

Solusi Edukasi dan Budidaya untuk Komunitas Ikan dan Sekolah

Dalam beberapa tahun terakhir, tren budidaya ikan berbasis komunitas semakin meningkat. Komunitas hobi, sekolah, hingga pesantren kini mulai menyadari pentingnya edukasi budidaya ikan secara langsung — dari pakan, air, hingga panen. Namun muncul pertanyaan: bagaimana menyediakan kolam yang murah, praktis, dan tahan lama untuk aktivitas edukatif ini? 🎯 Jawabannya: Kolam Bulat Tjap Iwak Jumbo Kolam bulat berbahan geomembrane HDPE dari merek Tjap Iwak Jumbo hadir sebagai solusi tepat: 🏫 Kolaborasi Nyata di Lapangan Beberapa sekolah alam dan komunitas seperti: “Anak-anak belajar langsung mengelola kolam. Mulai dari air, pakan, hingga panen. Kolamnya praktis dan tidak bocor sama sekali,” – Fasilitator Edufarm ⚙️ Fitur Unggulan 📚 Bangun komunitas dan edukasi budidaya yang menyenangkan!🎒 Coba Kolam Bulat Tjap Iwak Jumbo dari geomembrane.id💬 Konsultasi & desain layout gratis untuk sekolah, pesantren, dan komunitas!

Persiapan Tambak Garam Menghadapi Musim Kemarau

Musim kemarau adalah momentum emas bagi para petambak garam. Curah hujan minim dan sinar matahari berlimpah menciptakan kondisi ideal untuk proses kristalisasi. Namun, tanpa persiapan yang tepat, peluang ini bisa berubah menjadi kerugian. 🔍 Tantangan Tambak Garam Tradisional Banyak petambak masih menggunakan lahan tanah lempung atau lantai semen yang: Akibatnya, kualitas garam turun dan hasil panen tidak maksimal. 💡 Solusi: Geomembrane untuk Tambak Garam Geomembrane adalah lapisan plastik tahan UV yang digunakan sebagai alas tambak. Teknologi ini terbukti mampu: Menurut salah satu petambak di Pamekasan, Madura: “Dengan geomembrane, saya bisa panen 2-3 hari lebih cepat. Mutu garam putih bersih, harga jual naik.” 📦 Jenis Geomembrane yang Disarankan Untuk tambak garam, kami merekomendasikan: Pemasangan mudah dan tidak memerlukan alat berat. 📈 Mengapa Harus Dipasang Sebelum Kemarau? Pemasangan saat musim kemarau sulit dilakukan karena: Idealnya, tambak dipersiapkan sejak akhir musim hujan. 🔥 Panen lebih cepat, kualitas lebih bersih, hasil lebih tinggi!💧 Gunakan geomembrane ALFA khusus tambak garam dari geomembrane.id📞 Konsultasi & survei gratis untuk proyek Anda!

Potensi Budidaya dengan Kolam Bulat Tjap Iwak Jumbo

Budidaya ikan kini tidak lagi eksklusif untuk pemilik lahan luas atau investor besar. Berkat inovasi kolam bulat geomembrane Tjap Iwak Jumbo, generasi muda dapat memulai usaha ikan dengan lebih hemat, efisien, dan menguntungkan. 🎯 Apa Itu Kolam Bulat Tjap Iwak Jumbo? Kolam ini adalah sistem budidaya berbentuk lingkaran, berbahan dasar geomembrane ALFA yang: Cocok digunakan di halaman rumah, sawah tidak terpakai, bahkan lahan sempit di pinggiran kota. 🐟 Disukai Petani Milenial Petani usia 20–40 tahun memilih kolam ini karena: Salah satu pengguna di Kediri menyebut, “Dari 3 kolam, saya bisa panen 3 kuintal lele per 2 bulan. Cuan banget!” 🌱 Hemat Air & Ramah Lingkungan Dengan sistem bioflok dan aerasi terkontrol, air tidak perlu sering diganti. Ini membuatnya ideal di wilayah yang kekurangan sumber air bersih. Kolam bulat juga membantu mengedukasi anak-anak dan remaja tentang pentingnya ketahanan pangan skala rumahan. 💼 Potensi Bisnis Sampingan Tak hanya untuk konsumsi sendiri, banyak petani milenial menjadikan kolam bulat sebagai: 🚀 Ingin mulai budidaya ikan di lahan sempit atau pekarangan rumah?💧 Gunakan kolam bulat Tjap Iwak Jumbo dari geomembrane.id — desain kuat, hemat air, cuan maksimal!📲 Pesan sekarang, pengiriman ke seluruh Indonesia.