Stabilisasi Tanah Lunak Menggunakan Geotextile Woven & Geocell
Sebuah perusahaan tambang batubara menghadapi permasalahan serius pada jalan hauling utama sepanjang ±1,8 km. Kondisi tanah dasar memiliki CBR rendah (<5%), dengan genangan air saat musim hujan.
Masalah yang terjadi:
- Rutting > 20 cm
- Biaya perawatan agregat meningkat
- Gangguan operasional alat berat
Diperlukan solusi teknis yang bukan sekadar penambahan agregat.
Analisa Teknis
Tim Rajawali Sarana Nusantara melakukan evaluasi:
- Tanah dasar lunak dan jenuh air
- Beban kendaraan dump truck > 30 ton
- Frekuensi lalu lintas tinggi
Solusi yang diterapkan:
- Geotextile woven high tensile sebagai perkuatan dasar
- Sistem geocell HDPE 150 mm untuk confinemen agregat
Tahapan Implementasi
- Perataan dan pemadatan subgrade
- Instalasi geotextile woven dengan overlap 50 cm
- Pemasangan panel geocell dan penguncian
- Pengisian agregat pilihan
- Pemadatan bertahap
Hasil Setelah Implementasi
✔ Penurunan rutting hingga >60%
✔ Pengurangan kebutuhan agregat ±35%
✔ Jalan tetap stabil saat musim hujan
✔ Biaya maintenance turun signifikan
Proyek ini menunjukkan bahwa kombinasi geotextile dan geocell meningkatkan performa struktural jalan tambang secara signifikan.









